Waspada Gerakan Anti Madzhab..!!
Dapatlah kita ketahui adanya gerakan Anti Madzhab dengan "kemasan slogan" Marilah Kita Kembali kepada Al Qur'an dan Hadits.
Dengan pemahaman masing-masing tanpa mempedulikan kompetensi sebagai mujtahid.
Berdasarkan analisa kami,
ada dua gerakan yang ditempuh oleh Zionis Yahudi untuk meruntuhkan kaum muslim dari dalam dengan teknik Ghazwul fikri (perang pemahaman) yakni gerakan anti mazhab seperti uraian di atas dan gerakan anti tharikat (tasawuf).
Ketetapan wajib bertaqlid bagi orang yang belum sampai derajat mujtahid adalah berdasar:
1. Dalil Al-Qur’an Q.S. an-Nahl: 43:
فَاسْأَلوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ
“Bertanyalah kalian semua kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui.”
Dan sudah menjadi ijma’ ulama bahwa ayat tersebut memerintahkan bagi
orang yang tidak mengetahui hukum dan dalilnya untuk ittiba’ (mengikuti)
orang yang tahu.
Dan mayoritas ulama ushul fiqh berpendapat bahwa ayat
tersebut adalah dalil pokok pertama tentang kewajiban orang awam (orang
yang belum mempunyai kapasitas istinbath [menggali hukum]) untuk
mengikuti orang alim yang mujtahid.
senada dengan ayat diatas didalam Qur`an surat At-Taubah ayat 122;
فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa
orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk
memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka Telah kembali
kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.( 122)
Pada hakikatnya orang yang tidak mau
bermadzhab pada salah satu madzhab empat (Maliki. Hanafi, Syafi'i dan
Hanbali) juga bermadzhab pada yang lain atau pada hawa nafsunya
sendiri dengan merumuskan Quran Hadits sesuai kehendaknya, lebih
percayakah kita pada kemampuan agama kita atau pada para Imam madzhab..
?
ومن لم يقلد واحدا منهم وقال أنا
اعمل بالكتاب والسنة مدعيا فهم الأحكام منهما فلا يسلم له بل هو مخطئ
ضال مضل سيما في هذا الزمان الذى عم فيه الفسق وكثرت الدعوى الباطلة لأنه
استظهر على أئمة الدين وهو دونهم
في العلم والعمل والعدالة والاطلاع
"Dan barangsiapa yang tidak mengikuti salah satu dari mereka (Imam madzhab) dan berkata "saya beramal berdasarkan alQuran dan hadits", dan mengaku telah memahami hukum-hukum alquran dan hadits maka orang tersebut tidak dapat diterima, bahkan termasuk orang yang bersalah, sesat dan menyesatkan terutama pada masa sekarang ini dimana kefasikan merajalela dan banyak tersebar dakwah-dakwah yang salah, karena ia ingin mengungguli para pemimpin agama padahal ia di bawah mereka dalam ilmu, amal, keadilan dan analisa".Tanwiir alQuluub 74-75